Aku cukup lelah berusaha mengikuti semua
maumu, aku lelah menuruti semua keinginanmu, aku lelah pura-pura baik-baik saja
didepanmu, aku hanya berusaha diam, mengingat semua yang akan terjadi jika aku
bicara, jika aku bertindak. Tapi aku lelah. Mencoba melawan hati, mencoba
membunuh pikiran,
Aku tak mengerti. Aku tidak lagi mengerti
kamu, aku tidak lagi mengenal kamu. Kamu ada, tapi terasa jauh, sangat jauh.
Apa yang ada dipikiranmu? Apa yang ada dihatimu? Siapa aku bagimu? Untuk
bertanya saja aku tak berani.
Ribuan kali aku berjanji pada diri sendiri
untuk menyerah, tapi aku selalu gagal. Setiap kali melihatmu aku lemah, entah
sihir apa yang kau punya. Tapi ketika aku tersadar, aku hanya bisa merindukanmu,
merindukan kita, meridukanmu dalam diam, memperhatikanmu dalam diam, diam-diam
aku marah, diam-diam aku terluka. Ya, aneh, heran, aku juga heran kenapa aku
masih mau bertahan. Lelah? Sakit hati? Kecewa? Tapi aku masih disini. Bodoh?
Tentu!
Sejak awal aku telah salah, terlalu
percaya padamu, terlalu setia padamu, terlalu sayang padamu. Jatuhnya, terlalu
sakit, terlalu kecewa dan terlalu takut kehilanganmu. Aku ingin menyerah. Bantu
aku! Tampar aku! Sadarkan aku!
Aku tak lagi berharap banyak pada hubungan
ini, tapi aku hanya ingin menikmati sedikit waktu yang masih kita punya, itu
saja. Lagi-lagi untuk mengatakannya aku tak berani, aku takut. Entah mulai
kapan aku jadi seorang penakut, sangat takut.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar