Aku ga
pernah merasa tersakiti sama kamu, tapi keraguanku untuk masa depan hubungan
kita. Gatau gimana cara mengungkapkannya, yang pasti rasa ini ga bisa
dijabarkan dengan kata-kata. Mengetahui kalo kamu masih menyimpan rasa itu buat
aku, iya, seneng banget. Perhatian-perhatian kecilmu yang masih dengan rutin
kamu berikan selalu bisa membuatku tersenyum. Tapi memang tak bisa ku pungkiri
kalo aku memang masih ragu untuk merajut kembali hubungan kita. Dan sengaja aku
berlabh ke yang lain, mungkin sekedar untuk menjauhimu dan mungkin juga
melupakanmu. Jahat banget ya, iya, banget.
Awalnya sih
biasa aja, sampai akhirnya aku berfikir mungkin akan terbiasa dengan dia
nantinya. Tapi nyatanya, malah terlihat memaksa. Ragaku memang sama dia tapi
hati dan fikiran masih ada di kamu. Bertengkar dengan perasaan seperti ini
memang menyakitkan, banget. Aku berusaha bertahan dengan semua ini, tapi disisi
lain ternyata rasa itu masih ada buat kamu.
Banyak
pertanyaan yang muncul dikepala kalo harus melanjutkan hubungan kita. Bukan
hanya karena keraguanku saja, tapi juga terganjal restu yang tak mungkin aku
lawan.
Yakinkan aku
bahwa cinta memang tak mungkin disatukan lagi, karena dengan begitu aku akan
mudah melepasmu. Yakinkan aku, bahwa kamu bahagia tanpa aku, agar aku pun dapat
menciptakan bahagia dengan dia. Maafkan aku.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar